Apa sih sebenarnya latgab 4 perti ini ?? mungkin itu yang menjadi pertanyaan pertama bagi kita semua. Sebenarnya Latgab ini adalah kegiatan untuk meningkatkan kualitas anggota terutama kemampuan dan keterampilan kepramukaan. Kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan kepramukaan dari masing-masing UKM tersebut yang melatarbelakangi latihan gabungan tersebut.
Kemarin tepatnya pada tanggal 28 – 31 maret 2014 telah berlangsung latgab 4 perti di universitas gajah mada sebagai tuan rumah. Kegiatan tersebut telah menghadirkan semua UKM pramuka yang tergabung dalam latgab 4 perti tersebut. Universitas tersebut diantaranya Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro dan Institut Teknologi Sepuluh November.
Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari itu dimulai pada hari jum’at malam dengan acara penerimaan tamu oleh tuan rumah. Dan dilanjutkan sedikit pertunjukan penghibur dan penghilang kepenatan selama perjalanan dari Universitas masing – masing.
Kegiatan pada hari yang kedua yakni ada materi Pertolongan pertama pada patah tulang dan dislokasi yang di sampaikan oleh pemateri dari universitas diponegoro. Selesainya materi tersebut seluruh peserta latgab langsung menuju ke depan Rektorat Universitas Gajah Mada untuk menerima materi yang kedua yakni Pramuka tanggap bencana. Materi ini sangat bermanfaat terutama bagi peserta yang memang ranahnya adalah relawan social. Setelah selesai materi peserta kemudian di arahkan untuk melihat isi gedung Rektorat Universitas Gajah Mada.
Seusainya keliling gedung peserta latgab ini langsung menuju ke sanggar pramuka Universitas Gajah Mada untuk packing barang – barang yang akan di bawa untuk jelajah atau lebih tepatnya pendakian. Untuk pendakian ini sendiri dimulai dari Musium Gunung Merapi menuju buper Sinolewah.
Ada hal yang menarik pada saat hiking dari gunung merapi ke sinolewah yakni ada salah simulasi untuk materi patah tulang dan dislokasi. Disana para peserta latgab terutama yang cowok merasakan bagaimana indahnya bekerja sama dalam menangani suatu masalah. Sesampainya di sinowelah para peserta langsung mendirikan camp dan masak untuk makan malam. Kegiatan hari kedua ini di akhiri dengan pemaparan kegiatan dari masing – masing perti.
Pada hari yang ketiga peserta latgab merasakan sensasi yang lain yakni bersepeda bersama keliling kota jogja. Kegiatan ini pertama – tama mengunjungi pusat oleh – oleh khas jogja, setelah itu di lanjutkan ke museum vradeburg. Di benteng Vradeburg ini peserta latgab mendapatkan materi yang tak kalah penting dai universitas airlangga yakni materi trauma healing. Selesai materi dari Unair peserta latgab di pandu untuk lebih mengenal isi dari benteng Vradeburg.
Selesai berkeliling benteng para peserta mendapatkan materi lagi yakni dari ITS. Pada kesempatan kali ini dari ITS menyampaikan materi yang sangat menarik yakni Aeromodeling dan Water Rocket. Di materi tersebut para peserta diberi wawasan tentang macam – macam Aeromodeling yang sering di lombakan dalam PON. Selain itu pemateri juga mengajarkan bagaimana cara membuat Water Rocket. Selesai materi berakhir peserta latgab ini langsung pulang menuju ke sanggar untuk bersih diri dan istirahat. Untuk agenda pada hari ketiga ini di akhiri dengan olahraga bersama di gelanggang mahasiswa.
Pada hari terakhir agendanya adalah pelepasan tamu dari racana Universitas Gajah Mada. Selesainya pelepasan di adakan diskusi besama untuk penentuan tuan rumah Latgab di tahun yang akan datang. Didalam diskusi tersebut Universitas Diponegoro mendapatkan amanah untuk menjadi tuan rumah latgab yang akan datang.
Semoga latgab tahun depan lebih baik dan lebih menarik 🙂
[RD 549]
